Permulaan Kata
Suatu hari nanti pasti akan ku temukan seorang teman yang mau menemaniku diwaktu susah maupun senang, tapi itu entah kapan akan terjadi aku tidak pernah memikirkannya, tapi aku yakin kemungkinan itu pasti ada karena semua manusia diciptakan tuhan untuk saling bersosialisasi. Aku yakin itu karena aku masih termasuk orang yang beriman.
Saat semua itu terjadi mungkin saja semua kondisi dan situasi yang sekarang ini sudah berubah mengikuti apa itu yang dinamakan takdir yang pasti akan terjadi.
Disini anda akan saya ajak untuk mengarungi dunia sepi tanpa keramaian, bagi anda yang merasa kesepian silahkan bergabung di sini.
Siapapun,kapanpun,dan dimanapun boleh merelakan waktunya untuk bergabung disini
Tidak ada pembatasan elemen-elemen apapun untuk bergabung, semua individu adalah sama dimata Tuhan Yang Mahakuasa. Apalagi manusia yang seujung jari pun tidak ada apa-apanya dibandingkan keagungan-Nya apakah mungkin bisa mengkotak-kotakan kelas antara sesama umat manusia .
Disini kita akan merenungi apa yang telah kita lakukan selama ini, apakah perbuatan yang selama ini kita lakukan telah bermanfaat bagi orang lain,alam,negara dan bangsa atau bahkan diri kita sendiri.
Dimana kita akan menemukan tujuan hidup di dunia ini, apapun itu kita semua belum dapat mengetahuinya biarlah semua mengalir dengan apa adanya.
Sampai kapan manusia akan bertahan hidup di dunia ini apabila mereka sendiri tidak mau tahu akan hidupnya sendiri, mereka sibuk memikirkan apa yang dilakukan orang lain, apa yang diperoleh orang lain, dan dari mana orang itu memperolehnya. Mengapa manusia seperti itu masih bangga akan hidupnya, apa yang mereka cari dari perbuatan seperti itu.
Seseorang yang merasa dirinya yang paling benar adalah orang yang sebenarnya lemah, karena orang itu tidak berani untuk maju mengakui kesalahannya.
Seseorang yang merasa dirinya paling lemah adalah orang yang memang benar-benar lemah, karena orang itu tidak mau berusaha untuk menjadi lebih.
“Wahai kaum rasionalis, janganlah kubangan rasio kalian diselubungi hawa nafsu dan kesombongan. Janganlah enggan menerima kebenaran karena hendak mencari ketenaran dan kedudukan”.
Ketahuilah bahwa kebenaran itu memang berat, tetapi di samping itu juga kuat. Sesungguhnya kebatilan itu amat ringan, dan disamping itu keropos. Yang berlalu biarlah berlalu. Pintu taubat terpampang di hadapanmu. Oleh karena itu masukilah dengan segera sebelum terlambat semuanya.
Salam kedamaian,,selamat bergabung semoga selamat dunia dan akhirat.
Arsip blog
Senin, 12 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar